PROLOG FILOSOFI BIOSISTEM: MANAJEMEN KEHIDUPAN AGRIBISNIS Dahulu, nenek moyang kita tidak pernah berpikir untuk mengambil hasil sebanyak-banyaknya dari alam. Mereka mengambil secukupnya, menggunakan dengan bijak, dan mengembalikan apa yang tersisa. Mereka tahu bahwa alam bukanlah mesin produksi, tetapi ibu yang melahirkan dan menghidupi. Jika ibu dieksploitasi, ia akan sakit. Jika ibu sakit, anak-anaknya juga akan menderita. A. Mengapa Buku Ini Ditulis? Selama puluhan tahun, kita terbiasa memandang agribisnis sebagai mesin produksi . Seperti mesin, kita mengukur efisiensinya dari input dan output. Seperti mesin, kita berusaha memaksimalkan produksi dengan biaya minimal. Seperti mesin, kita menganggapnya dapat diprediksi, dapat dikendalikan, dan dapat dipaksa. Namun, semakin lama kita menjalankan pendekatan ini, semakin jelas terlihat kegagalannya. Tanah menjadi rusak, air tercemar, keanekaragaman hayati hilang, petani semakin tergantung pada input eksternal, dan generasi mu...